Senin, 06 Februari 2012
Kenapa Kucing Dipanggil 'Pus'?
Repost dari Citta Ferrecia.
Dalam kehidupan sehari-hari tentu kita menemukan banyak hewan di sekeliling kita, mulai dari anjing, kucing, belalang, kupu-kupu, ular, tawon, lebah, nyamuk, dan lalat. Di antara hewan yang telah disebutkan, mungkin yang paling familiar dan akrab dengan manusia adalah anjing dan kucing.
Anjing dan kucing, menurut saya, adalah hewan yang paling banyak menerima perhatian dari kita, manusia. Anjing dan kucing sangat populer untuk dijadikan hewan peliharaan, baik itu di rumah atau sekedar memelihara dengan memberi mereka makan.
Minggu, 05 Februari 2012
Penyebab Mozilla Crash dan Download Mozilla Versi 10 (2012)
Hai..., kali ini aku akan membahas seputar web browser untuk Laptop/PC.
Karena akhir-akhir ini mozillaku suka crash. Haduh..., bikin bete soalnya juga nih mozilla suka lemot banget.
Jadi ceritanya aku buka Facebook di mozilla. Sambil tabulasi ke blogger, nah.., nggak lama kemudian loading jadi lambaaaaat banget!Malah pas loading mati tampilan Facebook cuma separoh. Haduh..., udah bikin lumutan, eh malah setengah-setengah.
Tapi belum curiga sama Mozilla, akhirnya aku cek koneksi internetku. Normal..., koneksinya konstan dan tidak dalam keadaan low signal.
Masih geregetan, akhirnya aku buka Google Chrome, buka Facebook dan lancar banget...! Lha ini yang salah siapa dong? Mozilla atau apa? Coba cek versi Mozillaku dan kutemui sebagai berikut:
Sabtu, 04 Februari 2012
Kartu Perdana GRATIS FACEBOOK seumur hidup!!
Berjumpa Lagi... :)
terbukti dari followers-ku yang makin bertambah...
Aku mencoba untuk aktif lagi. Dan aku akan menulis apaaaa saja tentang hidupku.
Ada kabar gembira untuk teman-teman semua. Selain aku memutuskan untuk aktif blogging lagi, aku juga punya blog baru yang mempunyai jati diri yang jelas. hehehe, nggak seperti blog Laugh is Happy ini yang nggak begitu jelas ke mana jati dirinya. hihihi....
Jumat, 05 Agustus 2011
Pengumuman Pemenang Lomba Cerpen FLP Probolinggo :)
Copas from: FLP Probolinggo
Alhamdulillah, setelah menanti kesembuhan salah seorang juri, akhirnya tibalah saatnya Pengumuman Pemenang Lomba Menulis Cerpen FLP Probolinggo 2011.
Bersama pengumuman ini, segenap panitia menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh peserta Lomba atas partisipasinya dan permohonan maaf yang sebesar-besarnya karena pengumuman terpaksa mundur dari waktu yang ditentukan.
Akhirnya, selamat kepada ketiga pemenang…..
- SEPASANG KUPU-KUPU EMAS – SULFIZA A
- CINTAMU PADA CINTAKU – VINDY PUTRI (masih nggak nyangka ini aku!)
- TERNYATA PEREMPUAN YANG MELAHIRKANKU SEORANG PENJARING MATAHARI – TRINI YUNI PRATIWI
Anda berhak mendapat hadiah berupa uang tunai dan sertifikat sebagaimana disebutkan dalam materi lomba sebelumnya ( silahkan lihat di sini ….http://www.facebook.com/note.php?note_id=216147768416199)
Yaitu : Juara I – Rp. 500.000,- dan sertifikat
Juara II – Rp. 400.000,- dan sertifikat (alhamdulillah…)
Juara III – Rp. 300.000,- dan sertifikat
yang akan diberikan dalam acara Launching FLP Probolinggo ( waktu dan tempat akan kami beritahukan kemudian ).
Dimohon kepada ketiga pemenang untuk segera mengirimkan biodata lengkap ( nama lengkap, TTL, alamat, no telepon/handphone yang bisa dihubungi, nomer rekening yang masih aktif ) di inbox Facebook FLP Probolinggo sebagai konfirmasi bahwa anda telah menerima pengumuman ini.
Sabtu, 18 Juni 2011
Planet Luar Angkasakah??
Sedikit ulas sedikit, pada artikel saya saat itu, begitu mengagumi pemandangan di salah satu tempat di Jember. Dekat Sungai namun sedikit rusak oleh tangan-tangan manusia. Si sana pula disajikan foto pengeruk tanah yang berwatna kuning. Nah, di sana pula keasrian sudah tidak lagi menjadi dominan di sana.
Sekarang kita lihat artikel yang satu ini. Ternyata dalam waktu satu tahun setengah saya tidak mengunjungi tempat itu, banyak sekali perubahan. Saya ke tempat ini pada tanggal Sabtu 4 Juni 2011. Sebenarnya sudah lama saya ingin mengunjungi tempat itu. Sekedar peristirahatan dan refreshing. Karena memang di sana dulunya sangat segar. Sungainya yang BENAR-BENAR jernih, dangkal dengan bebatuan kali yang melimpah, lumut yang masih bebas berkembang tumbuh di sana, kini sudah tidak tampak lagi.
Untuk bisa menapaki sungai yang menjadi favorit saya itu, harus melewati jalan yang lumayan panjang dan di kanan kirinya ada pepohonan maupun semak-semak.
Namun kini, saya kini tidak bisa masuk ke daerah sungainya, dikarenakan jalan menuju ke sana ditutup oleh industrial baru. Satu kata saat saya baru melihat kondisi setelah satu setengah tahun ke sana adalah, “Astaghfirllah….” Bagaimana tidak kaget? Karena memang semak-semak, dan pohon-pohon yang dulu masih ada berkelompok, kini rata dengan tanah. Bahkan kini tanah dikeruk hingga saya bisa meliat lapisan tanah di dalamnya. saya bisa menapaki dasar baru yang tepatnya kini melebihi tinggi tubuh saya dari lapisan asli lingkungan ini.
Bisa lihat di gambar. (Lapisan tanah yang dikeruk sedalam melebihi tubuh saya.)
Bisa lihat di gambar. (Lapisan tanah yang dikeruk sedalam melebihi tubuh saya.)
Tetapi namanya alam, masih saja mengeluarkan hal alaminya. Seperti genangan air ini. (Photo0416_Genangan Air), gambar itu adalah pacar saya sedang bermain air. Mencoba menikmati elemen air yang masih bisa keluar dari dasar lapisan baru itu. Tapi tetap saja, genangan air itu masih dapat memperlihatkan betapa kerontangnya tempat itu sekarang.
Selain genangan air, ternyata masih ada makhluk yang masih betah dan bertahan dalam lingkungan yang begitu memprihatinkan. Lihat gambar ini. (Photo0417_Gambar Katak Kecil)
Ada katak kecil yang berenang di genangan air itu. Beruntung saya dapat mendokumentasikan katak kecil tersebut. Dan saya pikir, katak itu ternyata narsis juga, karena sebelum kami foto, katak itu berusaha untuk kabur.
Juga tumbuhan entah itu apa, tumbuh dengan ‘paksa’nya di tengah kerikil-kerikil di sana. berikut fotonya. (Photo0414+Photo0415_gambar tumbuhan).
Bukti lain bahwa tempat ini menjadi kekejaman industrial adalah ada bangunan mirip seperti di luar angkasa. Bagaimana saya bisa menyebutnya seperti itu, karena memang bentuknya seperti imajinasi saya sewaktu kecil perihal luar angkasa. Kalau tidak percaya, coba lihat gambar ini. (Gambar0427).
Dapat dilihat ada bangunan berwarna biru yang jauh di sana. kita bisa lihat kan lapisan tanah yang dikeruk, genangan air yang begitu minim, dan ada bangunan ‘alien’ itu. Di sebelah kanannya juga terdapat batu bata yang tengah dibangun.
Masih belum jelas dengan gambar bangunan ‘alien’? oke saya perbesar. (Photo0429+Photo0430+Photo0440).


Bukan hanya itu saja bukti nyata. Ternyata ada saksi bisu dari bukti nyata lainnya. JEJAK!
Bagaimana dengan jejak truk menapaki tanah asri ini? Mungkin truk-truk itu bolak-balik untuk mengambil tanah asri ini. Coba kita lihat bukti jejak kendaraan jumbo ini. (Photo0432+Photo0433_Gambar jejak di tanah).

Dan inilah pembuat jejak itu. (Photo0437_Gambar Truk)

Nah, sekarang pertanyaan selanjutnya, hendak dibuat apa sih industrial ini. Pabrik? Kantor? Atau apa? Saya juga awalnya menebak-nebak. Pacar saya berargumen, kalau ini akan dibangun pabrik.
Nah begitu saya mendapat jawaban asal-asalan itu, muncul pertanyaan-pertanyaan lain. Seperti:
“Loh? Terus nanti limbahnya dibuang ke sungai itu?”
“Terus gimana truk-truk pengangkut nanti keluar masuknya? Masa akan selalu menggunakan jalan sempit desa untuk keluar-masuk pabrik. BISA-BISA nanti tanah mereka dibeli terus dibuat anak industrinya! Payah!!!!”
Itu pertanyaan-pertanyaan yang tiba-tiba muncul. Seingat saya masih ada pertanyaan lainnya. Tapi hanya dua itu saja yang saya ingat.
Belum puas dengan pertanyaan tak terjawab itu, saya harus dibingungkan oleh plang keterangan ‘hendak diapakan’ tanah lapang asri ini. Dan jawabannya adalah: (Photo0434_Gambar Plang)


). Itu gambarnya juga background ‘indah’ dibelakangnya. Masih belum bisa terbaca??? Oke deh, saya lebih mendekat lagi. (Photo0435_Plang Besar).

Nah.., bisa dibaca bukan?
Seluas 20.000 m2 dan untuk Tanah Makam?? Maksudnya?
Nah.., itu pertanyaan besar saya sampai sekarang. Untuk apakah itu? Wah.., saya pun tidak bisa menjawab. Karena saya pun tidak interview secara langsung.
Ternyata tidak hanya lokasinya saja, batu-batu di sana dijadikan bahan baku. Ya itu sih memang hak pemilik. Mau diapakan tanah tersebut. Inilah gambar batu yang berhasil dihaluskan. Pastinya menggunakan alat yang CANGGIH!! (Photo0438_Gambar Pasir)

Saya juga foto sisa-sisa peradaban tumbuhan yang mungkin menangis saat ini, (Photo0441_Gambar Tumbuhan)

Nah…, belum selesai terjawab pertanyaan, “bagaimana truk-truk ini bisa keluar masuk?” begitu saya pulang dari sana, truk-truk sedang ‘istirahat’ di depan gang jalan kecil. Lihat saja ke depan, akankah kampung ini menjadi Planet Luar Angkasa?
Sebagai kenang-kenangan saya dari sana, saya bawa pulang bongkahan unsure hara yang dapat saya lihat dengan mata kepala saya sendiri dari lapisan tanah yang meninggi tersebut. Dan satunya bongkahan batu yang saya sendiri tidak tahu. (Photo0445_Gambar batu)






















![[C]-TaNk Blog](http://i847.photobucket.com/albums/ab31/saizo93/logo1.gif)









