Dewasa..., bagiku kata-kata itu bagaikan hati yang harus terus selalu berkaca, dan selalu berpikir yang mana yang baik serta yang buruk bagiku.
Tiap hari bahkan tiap detik yang kulewati serasa begitu saja terlewat. Bahkan belum sempat aku menyadari arti hari bagiku...
Aku sadar, umurku yang telah menunju angka 20 meski baru 2 tahun lagi.
Umur bukanlah batas kematangan seseorang. Itulah kata orang-orang. Dan dewasa pun akan dapat terlihat bagi anak-anak yang memang hidup di lingkungan yang memaksa dia bersikap dewasa. Benarkah seorang perempuan lebih dulu bersikap dewasa dari pria? Aku berpikir, mungkin karena anak laki-laki masih suka menikmati hidupnya yang bermain-main, karena tanggungan hidup masih mereka pikirkan nanti ketika berumah tangga.
Aku juga berpikir, kenapa wanita lebih dahulu dewasa dari laki-laki. Mungkin karena ia sudah diperkenalkan dengan rumah tangga, beratnya menjadi seorang ibu rumah tangga, yang akan punya anak-anak, bahkan jika memungkinkan ia bekerja. Mungkin itu yang membuat sikap wanita lebih berhati-hati bahkan bersikap dewasa dalam mengambil keputusan.
Baru saja aku mempermasalahkan tentang dewasa-umur-kekanakan, aku merasa dewasa sehingga aku bisa menasehati seseorang. tapi sebenarnya aku belum bisa dikatakan dewasa. Kapan aku mulai dewasa? Tetapi mengapa kata-kata yang aku gunakan seolah aku paling benar?
Aku takut aku dikatakan orang sok tahu!
Aku takut aku dikatakan orang sok dewasa!
Tapi bagaimana?
Tapi sepertinya setiap orang punya sisi dewasa dan sisi kekanak-kanakan. Aku salah jika aku bilang aku sudah dewasa. Toh ternyata aku masih tidak bisa jika tidak ada orang tua...
Kapan aku mulai dewasa?

Tiap hari bahkan tiap detik yang kulewati serasa begitu saja terlewat. Bahkan belum sempat aku menyadari arti hari bagiku...
Aku sadar, umurku yang telah menunju angka 20 meski baru 2 tahun lagi.
Umur bukanlah batas kematangan seseorang. Itulah kata orang-orang. Dan dewasa pun akan dapat terlihat bagi anak-anak yang memang hidup di lingkungan yang memaksa dia bersikap dewasa. Benarkah seorang perempuan lebih dulu bersikap dewasa dari pria? Aku berpikir, mungkin karena anak laki-laki masih suka menikmati hidupnya yang bermain-main, karena tanggungan hidup masih mereka pikirkan nanti ketika berumah tangga.
Aku juga berpikir, kenapa wanita lebih dahulu dewasa dari laki-laki. Mungkin karena ia sudah diperkenalkan dengan rumah tangga, beratnya menjadi seorang ibu rumah tangga, yang akan punya anak-anak, bahkan jika memungkinkan ia bekerja. Mungkin itu yang membuat sikap wanita lebih berhati-hati bahkan bersikap dewasa dalam mengambil keputusan.
Baru saja aku mempermasalahkan tentang dewasa-umur-kekanakan, aku merasa dewasa sehingga aku bisa menasehati seseorang. tapi sebenarnya aku belum bisa dikatakan dewasa. Kapan aku mulai dewasa? Tetapi mengapa kata-kata yang aku gunakan seolah aku paling benar?
Aku takut aku dikatakan orang sok tahu!
Aku takut aku dikatakan orang sok dewasa!
Tapi bagaimana?
Tapi sepertinya setiap orang punya sisi dewasa dan sisi kekanak-kanakan. Aku salah jika aku bilang aku sudah dewasa. Toh ternyata aku masih tidak bisa jika tidak ada orang tua...
Kapan aku mulai dewasa?





















![[C]-TaNk Blog](http://i847.photobucket.com/albums/ab31/saizo93/logo1.gif)










0 tanggapan:
Poskan Komentar
Thanks for your comment.. :)
Kalau bisa langganan post ini agar bisa melihat recent post yang masuk ke post ini.
Terima kasih...
~phiendpuz.blogspot.com